Dunia periklanan atau advertising terus berkembang seiring majunya teknologi digital. Meskipun demikian, media promosi fisik tetap memiliki peran penting dalam menarik perhatian konsumen.
Di antara berbagai jenis iklan outdoor, alat promosi konvensional seperti neon box, banner, dan reklame tetap tidak dapat ditinggalkan begitu saja.
Neon box adalah media promosi berongga yang dilengkapi lampu di dalamnya sebagai sumber pencahayaan. Alat ini sangat berguna untuk mempromosikan barang maupun jasa bisnis Anda.

Pencahayaan terang pada neon box membuatnya menjadi pilihan efektif di malam hari. Media ini bisa digunakan untuk memperkuat papan nama toko, tempat usaha, hingga identitas perusahaan.
Tampilan neon box yang menarik dapat membuat audiens penasaran dan tertarik menggunakan layanan Anda. Selain itu, pahami juga kegunaan signage dalam mendukung visual branding bisnis.
Sebelum memesannya, ada beberapa tips memasang neon box yang benar agar sesuai dengan target marketing Anda. Mari simak poin pentingnya di bawah ini.
1. Gunakan Cetakan Gambar Berresolusi Tinggi

Pemasangan neon box membutuhkan kecermatan pada kualiats visual cetakannya. Pastikan gambar yang digunakan memiliki resolusi tinggi dan hasil cetak yang sangat halus.
Jika terdapat garis atau goresan pada hasil cetak, cela tersebut akan terlihat jelas saat lampu disinari dari dalam. Hal ini tentu akan mengurangi keindahan tampilan neon box Anda.
Pastikan mesin dan bahan cetak yang digunakan berkualitas tinggi. Dengan begitu, pencahayaan dari dalam dapat memancar dengan tajam dan sempurna.
2. Tinta dan Warna Gambar Harus Lebih Pekat
Tips memasang neon box berikutnya adalah memastikan tingkat kepekatan gambar. Tinta yang terlalu tipis akan membuat tampilan terlihat pudar saat terpapar sinar lampu.
Untuk mengatasinya, cetakan dapat dibuat menggunakan teknik overprint 2x atau bahan double side. Teknik ini menjadikan warna tetap pekat dan tegas saat diterangi cahaya.
Hasilnya, gambar terlihat lebih tajam dan memikat pandangan publik. Selain memilih kualitas visual, penting juga untuk mengenal berbagai teknik pembuatan neon box yang umum digunakan.
Teknik Pembuatan Neon Box Menggunakan Sticker

Teknik pertama adalah menggunakan stiker khusus seperti Oracal, Ritrama, atau 3M. Stiker dipotong sesuai pola logo dan desain menggunakan mesin cutting sticker.
Stiker yang sudah dipotong kemudian ditempelkan pada akrilik. Setelah itu, lembaran akrilik dirakit bersama kerangka utama neon box.
Metode ini cocok untuk desain padat tanpa gradasi warna. Contoh penggunaannya sering kita jumpai pada papan neon box ATM atau minimarket.
Teknik Backlite Frontlite untuk Neon Box Outdoor
Teknik berikutnya menggunakan bahan backlite flexy digital printing. Bahan ini memiliki ketahanan ekstra sehingga cocok ditempatkan di luar ruangan maupun dalam ruangan.

Keunggulan teknik ini adalah kebebasan mencetak desain penuh warna dan gradasi. Pemasangannya dilakukan dengan mengencangkan bahan pada rangka tanpa harus menggunakan bahan acrylic penyangga.
Jenis ini merupakan salah satu pilihan backlit sign neon box terbaik. Anda sering mendapati contohnya pada neon box berukuran besar di pinggir jalan raya.
Teknik Backlite Film (Duratrans)
Teknik ini memanfaatkan bahan mika transparan yang biasa disebut duratrans. Menggunakan bahan mika memungkinkan pencetakan gambar visual dengan tingkat detail tinggi dan warna elegan.
Dalam penerapannya, bahan film duratrans tetap memerlukan lapisan akrilik sebagai penyangga. Tampilan akhir neon box jenis ini sangat halus mirip hasil cetak foto.
Model ini sangat ideal untuk iklan di dalam mal, toko retail, maupun kafe modern. Tampilannya memberi kesan mewah dan profesional pada tempat usaha Anda.
Demikian pembahasan mengenai tips memasang neon box beserta teknik pembuatannya. Jangan lupa membaca panduan kami lainnya tentang tips mudah memasang reklame untuk menambah wawasan promosi bisnis Anda.