Memulai Bisnis Frozen Food, Bagaimana Strategi Promosi yang Tepat? 

//

Dianggap sebagai makanan praktis dan mudah dimasak, frozen food sudah dianggap sebagai penyelamat bagi banyak orang. Demand yang tinggi ini membuat bisnis frozen food makin disukai karena peluangnya dipercaya masih terus meningkat hingga bertahun-tahun yang akan datang dengan catatan dikelola dengan baik. 

Namun, sebesar apapun demand dan peluang bisnis frozen food yang ada, jika strategi promosi yang dilakukan tidak efektif, maka cuan yang akan didapatkan juga tidak akan optimal pula. Jangankan meraih keuntungan berlipat, mencari calon pembeli pun akan terasa sulit jika Anda tak segera bergerak melakukan pemasaran. 

Nah, bagi Anda yang ingin memulai bisnis frozen food, berikut beberapa strategi promosi yang bisa dilakukan. 

Demi Cuan Maksimal, Lakukan Strategi Promosi Bisnis Frozen Food di Bawah Ini 

Promosi bisnis kuliner bisa dikatakan susah susah gampang. Terasa sulit jika Anda belum bisa menemukan celahnya, namun akan mulai terasa mudah jika Anda sudah mulai terbiasa dan tahu bagaimana cara menyentuh hati calon pembeli. Hal ini juga berlaku untuk bisnis makanan beku, baik bisnis frozen food rumahan hingga yang skalanya sudah besar.

Yang pasti, meskipun tujuan utamanya adalah untuk menjual produk dan mendapatkan keuntungan maksimal, Anda tetap harus melakukannya dengan ketulusan dan tidak terlalu melebih-lebihkan. Langsung saja, berikut beberapa strategi promosi bisnis frozen food yang bisa dilakukan. 

1. Mulai dengan Membangun Branding Bisnis 

Branding bisnis, Sumber: pexels.com
Branding bisnis, Sumber: pexels.com

Strategi pertama yang harus dilakukan adalah membangun citra atau branding. Branding sendiri bisa dimulai dengan nama merk frozen food yang menarik dan mudah diingat, logo profesional, hingga kemasannya yang aman, bersih, profesional, dan estetik. 

Jika beberapa hal yang disebutkan tadi sudah terbentuk, maka seharusnya mempromosikan produk yang dijajakan bukanlah pekerjaan yang sulit lagi. Saat ini, sudah ada cukup banyak inspirasi branding bahkan tempat digital advertising yang bisa Anda temukan di internet, jadi Anda bisa mempelajarinya secara mandiri. 

2. Manfaatkan Testimoni Pelanggan Setia 

Jika transaksi sudah mulai terbangun dan stabil, jangan sungkan untuk meminta testimoni dari pelanggan setia Anda. Di awal, Anda bisa memberikan “iming-iming” diskon jika pembeli tersebut mau memberikan testimoni dan didokumentasikan. 

Strategi promosi bisnis frozen food ini masih sangat efektif untuk membangun kepercayaan calon pembeli, sekaligus sebagai bukti bahwa sudah ada banyak orang yang mencoba produk Anda dan merasa puas dengan produk tersebut. 

3. Bangun Hubungan yang Baik 

Bangun hubungan baik, Sumber: pexels.com
Bangun hubungan baik, Sumber: pexels.com

Ketika bisnis Anda sudah mulai berjalan dengan stabil, hal selanjutnya yang juga tidak kalah penting adalah menjalin hubungan baik, baik dengan pembeli baru, pelanggan, supplier bahkan sampai kurir yang membantu Anda mengirimkan pesanan. 

Dengan menjaga hubungan yang baik, mereka biasanya dengan senang hati mengenalkan brand Anda tanpa diminta. Untuk pelanggan setia misalnya, Anda bisa sesekali memberi bonus di saat-saat tertentu, contohnya ketika tanggal kembar.

4. Optimalkan Media Sosial 

Strategi promosi untuk bisnis apapun yang kian menjanjikan adalah penggunaan media sosial. Saat ini, rasanya hampir tidak ada orang yang tidak memiliki akun media sosial. Ini artinya, peluang untuk menjangkau calon pembeli melalui media ini menjadi tidak terbatas. 

Agar semakin menarik dan bermanfaat, Anda juga bisa memberikan tips-tips tertentu seperti cara menyimpan makanan beku yang benar, hingga memamerkan bagaimana proses hingga frozen food bisa sampai ke tangan pembeli dengan aman. 

5. Jual Produk Secara Online 

Jual produk secara online, Sumber: pexels.com
Jual produk secara online, Sumber: pexels.com

Jika Anda sudah mendapatkan audiens di sosial media, langkah selanjutnya untuk promosi bisnis frozen food yang tidak kalah penting adalah menjualnya secara online. Penjualan secara online ini bisa sekalian lewat sosial media, atau bisa juga melalui marketplace. 

Jika menjualnya secara online, maka pastikan Anda bisa mengirimkan frozen food dengan aman. Salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan dry ice yang bisa menjamin frozen food bisa bertahan dengan sempurna. Es kering ini sendiri bisa dibeli di Atlantic Dry Ice

6. Buka Reseller 

Disaat penjualan makin stabil baik secara langsung maupun online, langkah selanjutnya yang bisa dilakukan untuk mengembangkan bisnis frozen food milik Anda adalah membuka sistem reseller. 

Mudahnya, Anda tinggal mengumpulkan para reseller yang tugasnya hanya menjualkan produk dari Anda dengan harga jual tertentu. Semakin banyak reseller, maka seharusnya akan semakin banyak pula cuan yang bisa dihasilkan setiap harinya. 

7. Berikan Nilai Berbeda pada Produk Anda 

Berikan nilai berbeda pada setiap produk, Sumber: pexels.com
Berikan nilai berbeda pada setiap produk, Sumber: pexels.com

Sedangkan strategi promosi bisnis frozen food yang terakhir adalah memberi dan “memamerkan” nilai berbeda yang ada pada produk Anda. Misalnya, Anda bisa memproduksi frozen food yang lebih sehat, lebih tinggi kandungan proteinnya, penggunaan bahan premium, dan lainnya. 

Jika Anda sudah memiliki nilai plus tadi, maka cantumkan setiap keunikan dan keunggulannya pada kemasan. Sehingga, calon pembeli bisa langsung membaca dan menerima informasi tersebut. Semakin banyak nilai yang dimiliki produk Anda, maka akan semakin banyak pula orang yang akan tertarik mencoba makanan beku milik Anda. 

Nah, itulah beberapa strategi promosi bisnis frozen food yang bisa Anda pelajari sekaligus coba praktekkan mulai dari saat ini juga. Jika di awal Anda merasa bingung atau stres, maka jangan langsung menyerah dan tetap mencari cara-cara baru hingga bisa menyentuh kepercayaan para pelanggan. 

Yang tidak kalah penting, pastikan juga toko atau etalase tempat berjualan selalu dalam keadaan bersih, rapi, dan sedap dipandang. Sehingga, ketika ada calon pembeli datang tidak akan memiliki pikiran yang buruk terhadap bisnis yang sedang Anda jalani. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment